Hari ini merupakan pertemuan yang kedua untuk mata kuliah dasar-dasar penulisan, sewaktu dosennya masuk saya sangat terkejut dengan penampilan dosen tersebut yang (maaf) seperti preman, hanya mengenakan kaos oblong, celana jeans, dan juga anting-anting di telinganya. Selain dosennya ( Mas Nunung ) beliau juga didampingi oleh seorang asisten dosen, karena dulu saya tidak mengikuti OSPEK jadinya saya belum pernah bertemu dengan mas Nunung sehingga saya sempat salah menebak yang dosennya itu adalah asisten dosen, sempat terfikir seperti itu karena penampilan mereka sangatlah kontras walaupun mereka sama-sama menggunakan pakaian yang casual.
Dalam kuliah kali ini, kami latihan untuk membuah sebuah paragraf dari sebuah huruf. Kami dituntut untuk dapat membuat sebuah paragraf yang ide dasarnya itu berasal dari sebuah huruf yang paling kita sukai. Jujur saja saya sempat bingung sewaktu mendapatkan tugas tersebut, tapi karena kita dibebaskan untuk menulis apa saja, hal itu membuat saya sedikit ide yang langsung saya curahkan kedalam tulisan yang langsung dikumpulkan maksimal pukul 14.30 itu.
Menurut pandangan saya, asisten dosen yang dimiliki oleh Mas Nunung merupakan seorang yang mempunyai pengetahuan yang luas, dan juga pandai berbicara. Dia mampu menyampaikan sesuatu itu secara jelas, dan jujur saya dapat menangkap apa yang dia utarakan dalam kuliah tadi itu. Kalau untuk dosennya sendiri saya jujur belum terlalu tau, karena beliau kurang “berbicara” sehingga saya tidak dapat membaca pengetahuan beliau dari apa yang beliau sampaikan kepada kami dikelas.








