Buat temen-temen XII IS 3 yang telah mengisi hariku selama kurang lebih tiga tahun ini di SMA, tidak terasa kita dah mau “mencar” kemana-mana. Ini merupakan akhir-akhir dari kebersamaan kita di SMA ini, mungkin kita semua menganggap bahwa ini semua sangatlah berarti, kalian mengadakan berbagai acara berkaitan dengan hal tersebut, namun satu hal yang terucap, maaf jika saya tidak bisa datang ke semua atau sebagian acara tersebut, bukannya saya tidak solider terhadap teman-teman namun yah, saya bukan orang yang mempunyai “rai gedhek ndas teng” atas apa yang telah saya perbuat di akhir kebersamaan kita.
Selama ini saya tidak pernah menghadiri semua acara yang telah diselenggarakan oleh kelas, yah tentunya saya mempunyai alasan sendiri mengapa saya tidak hadir, namun yang lebih prinsip teman-teman yang telah bersama saya selama hampir 3 tahun ini tentunya mengerti sifat saya, dan saya mohon maklum dan keikhlasannya. Walau pun sebenarnya saya ingin menghabiskan waktu terakhir ini bersama kalian namun ada beberapa faktor yang tidak bisa saya sebutkan yang menyebabkan saya tidak dapat ikut dalam kegiatan tersebut, dan saya tegaskan di sini bahwa saya bukan lah seorang yang anti-sosial namun seseorang yang melakukan interaksi sosial karena faktor kepentingan. Sehingga jika terdapat beberapa agenda yang terjadi pada satu waktu yang sama, tentunya saya harus mengutamakan yang kedepan dapat mendatangkan manfaat bagi saya, bukannya individualis namun apabila dicap seperti itu juga silahkan karena pandangan setiap orang itu berbeda beda.
Terakhir buat anggota TWESTER ini:
- Sheva
- Amri
- Sherlin
- Ardin
- Danang
- Nopex
- Etni
- Evi’
- Fajar
- Uyun
- Rini
- Fika
- Fara
- Selly
- Linda
- Hari
- D. k.
- Lia
- Wesep
- Gallen
- Ipul
- Mutiara
- Niken
- Rina
- Gembel
- Tia’
- Ita’
- septi
- Tria
- Uci’
- Putri
- Injip
Makasih buat semuanya, maaf atas semua kesalahan yang telah aku perbuat selama interaksi ma kalian, dan tentunya kalian udah tau sifat saya seperti apa. Yang jelas apa yang telah kita perbuat di SMA ini tidak bakalan terlupakan bagiku, dan semoga apabila besok kita bertemu diluar sekolah mampu membangkitkan rasa persaudaraan yang telah kita jalin selama tiga tahun, karena masa kuliah saya rasa bakalan bertolak belakang dengan masa-masa kita menginjakkan kaki di bumi Gladiool. Apa pun statement yang kalian berikan kepada saya di masa SMA ini, saya terima dengan lapang dada, ikhlas, lila legawa, tidak saya anggap itu semua sebagai cemoohan, ejekan, dan semua hal negatif lainnya namun sebagai suatu cambuk bagi diri saya untuk mejadi lebih baik di masa yang akan datang, karena justru seperti itulah teman yang sebenarnya.








